Gaji Programmer Wanita Lebih Besar dari Pria

Tinggalkan komentar


VIVAnews – Mungkin banyak yang berpandangan bahwa teknologi merupakan ‘mainan’ pria. Namun, ternyata peran wanita di sektor teknologi justru lebih banyak diminati perusahaan. Seperti dikutip dari Silicon Alley Insider, stasiun TV AS CNBC mengatakan bahwa 91 persen laki-laki lulusan ilmu komputer di Amerika Serikat yang mendapat pekerjaan dalam jangka waktu enam bulan, mendapatkan gaji awal sebesar US$ 60 ribu atau sekitar Rp 535 juta. Sementara, 95 persen dari wanita lulusan ilmu komputer yang mendapat kerjaan dalam tempo waktu yang sama mendapat gaji yang lebih tinggi, yakni US$ 62 ribu atau sekitar Rp 553 juta. Aaron Reed, dari Neumont University, salah satu universitas di Salt Lake City, mengatakan bahwa mahasiswa lulusan ilmu komputer sangat dihargai di industri teknologi. “Persentase mereka dalam mendapatken kerja lebih besar daripada pria, gaji mereka lebih besar,” kata Reed. Senada dengannya, Edward Levine, President Neumont University, mengatakan bahwa wanita memang sangat sulit dijumpai di industri ini. Setidaknya perbandingan jumlah mahasiswa wanita dan pria di jurusan ilmu komputer adalah 1:20. Padahal, ia melanjutkan, banyak perusahaan-perusahaan teknologi yang menghendaki adanya keragaman di bidang gender.Apalagi, seringkali para programmer wanita memiliki kemampuan komunikasi yang lebih baik daripada pria. (sj)

kopas from http://id.news.yahoo.com/viva/20100930/ttc-gaji-programmer-wanita-lebih-besar-d-078ed6a.html

Sejarawan: Gerakan 30 September Tidak Akan Terungkap

Tinggalkan komentar


Yogyakarta (ANTARA) – Peristiwa Gerakan 30 September 1965 tidak akan pernah terungkap secara utuh karena seluruh tokoh kunci gerakan tersebut sudah meninggal dunia, kata sejarawan dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Budiawan.

“Rangkaian kejadiannya memang dapat terlacak, tetapi siapa yang sesungguhnya menjadi dalang gerakan tersebut tidak akan pernah diketahui karena sudah tidak ada tokoh kunci gerakan tersebut yang masih hidup,” katanya di Yogyakarta, Kamis.

Selain itu, menurut dia versi-versi sejarah tentang Gerakan 30 September yang diungkapkan para ahli hanya mengungkapkan secara sepotong-sepotong dan sebagian besar tidak melalui metodologi penelitian baku.

“Versi tunggal yang digunakan oleh rezim Orde Baru ternyata juga tidak sepenuhnya benar, cenderung mendramatisasi fakta, bahkan berbagai pihak menganggap versi Soeharto dongeng belaka,” katanya.

Selain itu, ia mengatakan diskriminasi yang dialami oleh mantan tahanan politik Orde Baru telah mengakibatkan beban psikologis kepada para mantan tahanan politik tersebut.

“Setelah mereka dibebaskan tidak serta merta mereka mendapatkan kebebasan yang sesungguhnya karena pada kenyataannya mendapat stigma sangat buruk dari kalangan masyarakat,” katanya.

Ia mengatakan diskriminasi tersebut tidak hanya datang dari negara dan masyarakat, bahkan para mantan tahanan politik Orde Baru mendapat diskriminasi dari saudara mereka.

“Situasi yang mengondisikan para mantan tahanan politik tersebut menjadi pihak yang serba salah. Orde Baru berperan besar dalam menciptakan diskriminasi tersebut,” katanya.

Menurut dia, aparatur negara tidak merasa mendiskriminasikan para mantan tahanan politik karena merasa memiliki payung hukum yang sah untuk menempatkan para mantan tahanan politik sebagai warga yang patut dibedakan.

“Oleh karena itu sampai saat ini para mantan tahanan politik tersebut masih menyimpan trauma dan menanggung beban psikologis yang sangat berat,” katanya.

kopas from http://id.news.yahoo.com/antr/20101001/tpl-sejarawan-gerakan-30-september-tidak-cc08abe.html

Sri Mulyani: I’ll Be Back

Tinggalkan komentar


Ruang Diamond 3 di lantai dasar Hotel Nikko, Jakarta Pusat, Kamis (30/9) malam, penuh. Pengunjung bukan sembarang orang. Di sini hadir tokoh-tokoh pejuang demokrasi yang lantang mengkritik kesewenang-wenangan.

Lihat saja, di situ ada budayawan dan pendiri Majalah TEMPO Goenawan Mohamad, selain itu ada Rocky Gerung juga A. Rahman Tolleng, pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Ikrar Nusa Bakti, praktisi hukum Todung Mulya Lubis, mantan Pemimpin Redaksi SCTV Rosiana Silalahi yang adalah pendiri Rosi Inc.

Hadir pula Marsillam Simanjuntak yang adalah bekas Jaksa Agung dan Sekretaris Kabinet serta Menteri Kehakiman pada 2000-2001.

Di dinding sebelah kiri dalam ruangan itu terpampang sebuah gambar mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang kini berada di Amerika Serikat sebagai Managing Director World Bank (Bank Dunia). Di sebelahnya, dalam satu bingkai, ada tulisan besar http://www.srimulyani.net.

Sosok yang menjadi simbol situs yang didirikan Perhimpunan Pendidikan Demokrasi inilah yang meringankan langkah para tokoh prodemokrasi untuk hadir ke situ. Situs ini disebut adalah media untuk memajukan etika publik. Todung Mulya Lubus mengatakan, Sri Mulyani layak dijadikan ikon etika publik. “Dia tegas menolak kekuasaan, dan membela kepentingan publik dari rongrongan politik keruptif elite kekuasaan,” katanya.

Ketika memimpin Departemen Keuangan, Sri Mulyani terkenal tegas tanpa pandang bulu. Dia menyingkirkan anak buahnya yang korup. Misalnya membersihkan Bea dan Cukai, memburu pengusaha pengemplang pajak yang nilainya lebih seratus triliun rupiah, dan meluruskan etika berbisnis di negeri ini. Untuk kepentingan publik, dia tak mau didikte para pemangku kepentingan politik.

Sejumlah elit politik yang berkolaborasi dengan pebisnis gerah dengan langkah Sri Mulyani. Jangan ditanya jika si elite politik itu adalah juga seorang pebisnis, tentu lebih jengkel lagi. Dimotori Partai Golkar yang dipimpin Aburizal Bakrie, pemilik gurita bisnis Grup Bakrie, sejumlah politisi di Dewan Perwakilan Rakyat menggulirkan perkara Bank Century pada 2009.

Mereka menuding kebijakan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengucurkan dana talangan Rp 6,7 triliun untuk menyelamatkan Bank Century telah merugikan negara. Sri Mulyani selaku Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan yang mengambil keputusan itu pada November 2008 berdasarkan rekomendasi Gubernur BI, Boediono yang kini Wakil Presiden.

Sebenarnya, begitu kasus ini dimunculkan di DPR, sudah terbaca bahwa targetnya adalah Sri Mulyani. Selama kasus ini berjalan, terlihat betul persoalan Century ditimpakan pada diri Sri Mulyani seorang. “Apakah pejabat publik yang tugasnya membuat kebijakan publik, pada saat sudah mengikuti rambu-rambu, dia masih bisa di-victimize oleh sebuah proses politik?” kata Sri Mulyani suatu waktu.

Tak perlu bicara soal hukum, sebab hingga kini perkara ini tak pernah diusut. Ketika Sri Mulyani lebih memilih pinangan Bank Dunia daripada mempertahankan posisinya sebagai Menteri Keuangan, kasus ini pun menjadi senyap.

Tetapi, Sri Mulyani tak menganggap langkahnya itu sebagai kekalahan. “Justru saya menang,” kata dia. “Selama saya tak mengkhianati kebenaran, selama saya tak mengingkari nurani saya, dan selama saya masih bisa menjaga martabat dan harga diri saya, maka di situ saya menang.”

Sikap seperti itulah yang kemudian menempatkannya menjadi ikon etika publik di situs itu. “Mudah-mudahan situs ini bisa menjadi tempat pendidikan politik yang baik, bagaimana etika publik yang baik,” kata Ikrar Nusa Bhakti.

Bahkan menurut dia, Sri Mulyani punya kapasitas dan kapabilitas menjadi Presiden RI 2014. “Sejak pertama bertemu di Salemba, saya sudah membatin, one day, Sri Mulyani will become my leader,” katanya. “Langkah-langkah Sri Mulyani dalam menggalang reformasi cukup mengambil peran, sehingga pantas sebagai Presiden RI mendatang.”

Untuk menuju RI-1 pada 2014, menurut pengamat politik dari Lembaga Survei Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, melihat Sri Mulyani akan muncul sebagai calon Presiden pada 2014. Pendapat hampir sama juga disampaikan pengamat politik Soegeng Sarjadi Syndicate, Sukardi Rinakit.

Kendati tak punya kendaraan politik, mereka memperkirakan, bila popularitas Sri Mulyani terus meningkat, kendaraan politik akan mudah didapatkan. Menurut Burhanuddin, jika Sri Mulyani hendak mencalonkan diri pada 2014, dia harus segera pulang.

“Ill be back.” Begitu bunyi salah satu kalimat di situs itu.

kopas from http://id.news.yahoo.com/yn/20101001/tpl-sri-mulyani-ill-be-back-2a441bb.html

Terbesar di Eropa, Tulang Paha Dinosaurus 2,2 Meter Ditemukan

Tinggalkan komentar


REPUBLIKA.CO.ID,PARIS–Dalam penggalian di Prancis, ditemukan tulang paha dinosaurus sepanjang 2,20 meter. Ini merupakan tulang paha terbesar yang pernah ditemukan di Eropa. Demikian diumumkan oleh organisasi bagi penelitian ilmiah CNRS.

Tulang paha itu ditemukan ketika dilakukan penggalian di desa Angeac, sebelah utara Bordeaux. Ini adalah tulang sauropode yang hidup sekitar 130 juta tahun silam. Dalam penggalian itu ditemukan seluruhnya lebih dari empat ratus tulang. Ini menjadi tempat penemuan terbesar yang pernah ada di Prancis.

Rekor sebelumnya terjadi sepekan lalu. Ilmuwan Spanyol mengumumkan penemuan tulang paha sepanjang 1,92 meter. Tulang berusia 150 juta tahun itu ditemukan dalam penggalian di sekitar Valencia.

Pengamat: Janggal Pelaku Tinggalkan Surat Wasiat

Tinggalkan komentar


Pengamat: Janggal Pelaku Tinggalkan Surat Wasiat

Liputan6.com, Jakarta: Tindakan Ahmad Bin Abu Ali membuat surat wasiat sebagai bentuk pembalasan terhadap polisi dianggap aneh. Umumnya pelaku teroris dalam suatu jaringan tak pernah melakoni hal itu. “Tidak pernah ada surat berisi ancaman seperti itu. Bi

asanya kalau pun ada hanya untuk keluarga saja. Dan biasanya disampaikan secara berantai,” tutur pengamat teroris Al Chaidar di Jakarta, Kamis (30/9).

Al Chaidar juga menambahkan, bentuk

balas dendam mengatasnamakan jihad adalah keliru. “Melampiaskan emosi-emosi personal itu tidak boleh,” ucap Al Chaidar.

Terkait aksi Ahmad bin Abu Ali, tak menutup kemungkinan bakal muncul lagi. Tindakan itu dijalani sebagai bentuk kekecewaan terhadap aksi Detasemen Khusus 88 Antiteror yang eksesif. “Mungkin saja karena ini frustasi sosial yang cukup meluas sekarang,” imbuh Al Chaidar.

Ahmad bin Abu Ali terluka terkena ledakan bom yang dibawa dengan sepeda ontel di Kalimalang, Jakarta Timur. Pelaku kini dirawat di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jaktim.(AIS)

kopas from yahoo.com

Jembatan Selat Sunda Tetap Dapat Dibangun

Tinggalkan komentar


The Coat of Arms of Indonesia is called Garuda...

Image via Wikipedia

Jakarta (ANTARA) – Potensi bencana geologi di kawasan Selat Sunda akan diatasi melalui rekayasa teknologi sehingga Jembatan Selat Sunda tetap dapat dibangun dengan mencermati kemungkinan bahaya yang akan timbul.

“Akan ada rekayasa teknologi untuk mengatasi itu semua,” kata Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak menjawab pers di Jakarta, Jumat.

Sebelumnya, pihak terkait seperti Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengadakan lokakarya kondisi bahaya geologi dalam rangka pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS).

Menurut Hermanto, hampir seluruh wilayah di Indonesia ini memang berpotensi bencana. “Di Kobe Jepang pun ada sebuah jembatan yang bergeser hingga 1 meter akibat gempa,” katanya.

Karena itu, tegasnya, pihaknya kini sedang mengevaluasi seluruh studi yang pernah dilakukan terkait dengan rencana pembangunan JSS.

“Dari berbagai informasi itu, kami juga akan melakukan pemetaan Batimetri di dasar laut Selat Sunda sehingga nanti akan diketahui, pada titik-titik mana yang bisa dilalui untuk tiang pancang jembatan dan mana yang tidak,” katanya.

Hal itu juga, tegasnya, memungkinkan secara teknologi bisa menentukan bentang jembatan dan kedalaman tiang pancangnya.

“Yang pasti, kami mempertimbangkan teknologi suspensi untuk JSS dan kabel gantung,” katanya.

Ia juga menambahkan, secara teknologi akan dipertimbangkan juga kemungkinan dampak tsunami terhadap JSS.

“Semuanya akan dihitung,” katanya.

Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM R Sukhyar mengatakan, potensi bahaya gempa bumi tektonik di kawasan Selat Sunda terjadi akibat tumbukan lempeng pada zona tunjaman yang berada pada radius 500 km dari wilayah tapak pembangunan jembatan.

Gempa bumi zona tunjaman tersebut, ujar Sukhyar, dapat mempunyai kekuatan maksimum di atas 8,0 skala richter (SR). Selain akibat tunjaman lempeng, gempa bumi di kawasan ini dapat berasal dari aktivitas patahan aktif.

“Tiga patahan aktif regional yang terletak pada radius di bawah 50 km di daratan Sumatera dan dasar laut Selat Sunda, yakni patahan aktif Teluk Lampung, patahan aktif Panaitan?Rajabas dan patahan aktif Sukadana. Sedangkan di daratan Jawa dikenal dengan patahan aktif Banten,” katanya.

Adapun gelombang tsunami di kawasan Selat Sunda pernah terjadi pada 1883, yakni saat letusan Gunung Api Krakatau.

Selain akibat letusan gunung api dan tsunami di kawasan tersebut dapat terjadi akibat gempa bumi tektonik kuat yang mematahkan lantai Selat Sunda pada zona tunjaman dan zona patahan Sumatera di Selat Sunda.

“Keberadaan potensi bahaya geologi ini bukanlah suatu hal yang harus ditakuti atau menjadi penghalang pembangunan yang telah dicanangkan. Tetapi merupakan suatu peringatan dini agar diwaspadai kemungkinan terjadinya dan diantisipasi dengan rekayasa teknik penanggulangannya,” kata Sukhyar.

Pada acara Asia Pacific Ministerial Conference On Public Private Partnership for Infrastrusture Development 2010 awal tahun ini di Jakarta, Presiden SBY menawarkan skema kerja sama pemerintah dan swasta untuk pembangunan JSS.

Jembatan sepanjang 31 kilometer ini butuh dana lebih dari Rp100 triliun.

Selain menghubungkan dua pulau besar dengan total penduduk terbesar di Indonesia, JSS yang dijadwalkan selesai pada 2025 ini, juga akan meningkatkan konektivitas sesama negara di Asia

copas from yahoo.com

‘Upin & Ipin’ Diproduseri Mantan Mahasiswa ITB

Tinggalkan komentar


Kesuksesan ‘Upin & Ipin‘ dimulai ketika mengikuti Festival Film Cannes di Perancis

Siapa yang tak kenal serial animasi asal Malaysia ‘Upin & Ipin’? Ceritanya yang sederhana, mendidik dan menjunjung etika sopan santun, menjadi salah satu tontonan favorit anak-anak, bahkan orang dewasa di Indonesia. Tapi apakah anda mengetahui kalau kisah dua bocah gundul itu ternyata diproduseri oleh seseorang yang pernah kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB)?

Namanya Burhanudin Radzi pria yang kini usianya di atas 50 tahun tersebut pernah menimba ilmu jurusan Teknik Perminyakan di ITB sekitar tahun 1980-an. Namun ia hanya kuliah selama 1,5 tahun hingga akhirnya memutuskan pindah karena alasan pribadi.

Burhan, demikian ia biasa dipanggil, memiliki Les’ Copaque, perusahaan yang bergerak di bidang animasi, kreatif dan film. Bersama istrinya Ainon Bte Ariff dan sejumlah stafnya, mereka menciptakan kisah dan karakter untuk seial ‘Upin & Ipin’ sekitar empat tahun lalu.

“Karena kami semua suka anak-anak, peduli anak-anak,” jelas Ainon saat diwawancara di Kafe Pisa Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (29/9/2010).

Ainon bukan hanya ikut menulis cerita, ibu empat anak dan nenek satu cucu ini juga mengisi suara di ‘Upin & Ipin’. Sebagai?

“Sebagai Opa, neneknya Upin & Ipin,” imbuhnya tersenyum.

Karakter Opa dikenal sebagai sosok nenek yang santun, penyayang dan juga penuh perhatian. Kebetulan sifat Ainon mirip dengan Opa. Ia mengaku sering mengasuh cucunya dan aktif di kegiatan sosial untuk anak-anak.

Upin dan Ipin sedang Salat.

Kesuksesan ‘Upin & Ipin’ dimulai ketika mengikuti Festival Film Cannes di Perancis empat tahun lalu. Burhan dan Ainon mengirimkan cuplikan gambar ‘Upin & Ipin’ ke ajang bergengsi tersebut.

Indonesia diakui Ainon memiliki tempat yang spesial untuk dirinya juga sang suami. Mereka bahkan berencana membuat cerita ‘Upin & Ipin’ dengan mengikutsertakan karakter khas Indonesia, ‘Unyil’

Melihat ‘Upin & Ipin’ eksis di Festival Cannes, sejumlah televisi Malaysia pun tertarik untuk membeli hak siarnya. “Yang beli akhirnya TV 9 Malaysia,” tutur Ainon.

Kesuksesan serial tersebut merembet ke sektor bisnis lainnya. Kini ‘Upin & Ipin’ tak hanya mondar mandir di televisi. Sejumlah kafe dengan menggunakan ‘Upin & Ipin’ pun didirikan sekitar setahun lalu.

“Kami punya kafenya ada di daerah Shah Alam juga di Putra Height,”

Kafe-kafe tersebut menjual makanan dengan menu unik seperti ‘Nasi Goreng Opa’ atau ‘Ayam Goreng Upin’

Mendapat sambutan dan pujian yang luar biasa dari publik Malaysia, ‘Upin & Ipin’ pun diekspor. Tercatat Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) menjadi stasiun televisi yang menyiarkan ‘Upin & Ipin’ di tanah air.

Kesuksesan ‘Upin & Ipin’ tidak hanya di dua negara serumpun, sejumlah perusahaan internasional juga mulai melirik, seperti Disney Channel.

“Mereka datang ke kami sekitar pertengahan 2010. Lalu kami sepakat,” tambahnya.

Tapi tak semua peminat ‘Upin & Ipin’ beruntung membeli hak siarnya dari Les’ Copaque. Sejumlah televisi asal Timur Tengah pernah mengajukan tawaran.

“Mereka kaya-kaya, tapi menawarkannya kok murah. Kami tak mau,”celetuk Ainon.

Indonesia diakui Ainon sebagai tempat yang spesial untuk dirinya juga sang suami. Mereka bahkan berencana membuat cerita ‘Upin & Ipin’ dengan mengikutsertakan karakter khas Indonesia, ‘Unyil’.

Seperti apa nantinya. Ainon yang duduk sebagai Creative Content Director di Les’ Copaque masih merahasiakannya. Ainon hanya berharap jika nanti ‘Upin & Ipin’ bermain bersama Unyil dalam satu layar, pihaknya tak ingin dituduh membajak karakter ‘Unyil’.

“Kami tak ingin disebut mencuri, makanya nanti ceritanya juga harus hati-hati,” tandasnya.

‘Upin & Ipin’ diproduksi sebanyak 42 episode setiap tahunnya. Serial itu hanya diputar di Malaysia setiap libur sekolah, berbeda dengan di Indonesia. “Di kami hanya ketika anak-anak cuti sekolah, selama tiga bulan saja,” jelas nenek 52 tahun itu.

Setelah meraih prestasi di Malaysia dan Indonesia lalu masuk ke Disney Channel, Les ‘Copaque bersama sejumlah konsorsium akan membuat Taman Impian Upin & Ipin (TIMPA). Tak hanya itu film ‘Laksmana Upin Ipin’ direncanakan tayang tahun 2012.

Kini ada sekitar sembilan orang yang menjadi pengisi suara karakter inti ‘Upin & Ipin’, termasuk Ainon. Untuk karakter Upin dan Ipin, suaranya diisi satu orang, seorang gadis berusia sembilan tahun. “Namanya Putri Asyila,” tandas Ainon.

kopas from yahoo.com

Older Entries